Desa Bala, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Logo Kabupaten Bima

PEMERINTAH DESA BALA

Kecamatan Wera Kabupaten Bima

Selamat Datang Di Website Resmi Desa Bala

SEJARAH DESA BALA

Perjalanan panjang Desa Bala dari masa ke masa, melestarikan budaya dan kearifan lokal Kabupaten Bima

Asal Nama

"Bala" berasal dari bahasa Bima (Mbojo) yang berarti "Benteng" atau "Tempat Pertahanan"

Abad ke-17

Masa Kesultanan

Ditetapkan sebagai wilayah Ncuhi (kepala adat) Kesultanan Bima

1825

Kemerdekaan

Pemuda Bala bergabung dengan laskar perjuangan mempertahankan kemerdekaan

1945

Desa Wisata

Ditetapkan sebagai Desa Wisata Budaya Kabupaten Bima

2021

Asal Usul Desa Bala

Mengenal sejarah dan asal muasal nama Desa Bala

Desa Bala merupakan salah satu desa tertua di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Nama "Bala" berasal dari bahasa Bima (Mbojo) yang berarti "Benteng" atau "Tempat Pertahanan".

Menurut cerita turun-temurun, daerah ini dulunya merupakan tempat persembunyian dan benteng pertahanan para leluhur dalam melawan penjajah. Desa Bala mulai dihuni sejak abad ke-17, ketika sekelompok masyarakat dari Kerajaan Bima berpindah ke wilayah timur untuk membuka lahan pertanian baru.

"Bala bukan sekadar nama, tapi simbol ketangguhan dan semangat juang masyarakat yang terus dipelihara hingga kini."

Pada masa Kesultanan Bima, Desa Bala ditetapkan sebagai salah satu wilayah Ncuhi (kepala adat) yang bertanggung jawab menjaga kawasan timur kesultanan. Sistem pemerintahan adat ini masih terlihat dalam struktur pemerintahan desa dan berbagai upacara adat yang masih dilestarikan masyarakat Bala hingga saat ini.

Perjalanan Waktu

Momen-momen penting dalam sejarah Desa Bala

1670

Masa Awal Pemukiman

Masyarakat dari Kesultanan Bima membuka pemukiman baru di wilayah perbukitan yang kemudian dinamakan Bala.

1825

Penetapan sebagai Ncuhi

Desa Bala resmi ditetapkan sebagai wilayah Ncuhi (adat) di bawah Kesultanan Bima.

1908

Masa Kolonial Belanda

Desa Bala menjadi basis perlawanan rakyat Bima terhadap pemerintah kolonial Belanda.

1945

Revolusi Kemerdekaan

Pemuda-pemuda Desa Bala bergabung dengan laskar perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

1979

Pemekaran Wilayah

Sistem pemerintahan desa modern dengan Kepala Desa yang dipilih oleh masyarakat.

2021

Desa Wisata Budaya

Ditetapkan sebagai Desa Wisata Budaya di Kabupaten Bima.

Galeri Sejarah

Benteng Tua Peninggalan Leluhur

Benteng Tua

Peninggalan abad ke-17

Rumah Adat Tradisional Bima

Rumah Adat

Arsitektur tradisional

Upacara Adat Masyarakat Bala

Upacara Adat

Ritual tahunan

Para Tokoh Pendiri Desa

Tokoh Pendiri

Para leluhur Desa Bala

Kepemimpinan Desa

H. Muhammad Amin, S.Pd.

Kepala Desa Bala Periode 2021-2027

Kepala Desa ke-9 yang memimpin dengan visi "Terwujudnya Desa Bala yang Maju, Mandiri, dan Berbudaya". Di bawah kepemimpinannya, Desa Bala berkembang pesat di sektor pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Kita tidak bisa melupakan sejarah karena sejarah adalah fondasi masa depan. Mari bersama-sama membangun Desa Bala dengan semangat juang para leluhur."

Daftar Kepala Desa Bala

Muhammad Saleh

1979 - 1988

Kepala Desa pertama

Abdullah Syukur

1989 - 1997

Pembangunan infrastruktur

H. Nasiruddin

1998 - 2006

Pengembangan pertanian

Drs. H. Syamsuddin

2007 - 2013

Reformasi birokrasi

Ahmad Yani, S.E.

2014 - 2020

Digitalisasi desa

H. Muhammad Amin, S.Pd.

2021 - 2027

Desa wisata budaya

Warisan Budaya

Desa Bala dikenal sebagai salah satu pusat pelestarian budaya Bima (Mbojo) di wilayah timur Kabupaten Bima. Berbagai tradisi dan upacara adat masih rutin dilaksanakan hingga saat ini.

Rimpu Bala

Tarian tradisional yang menggambarkan semangat perjuangan masyarakat Bala

Upa Upaca

Ritual adat tolak bala yang dilakukan setiap tahun secara turun-temurun

Tenun Mbojo

Kerajinan kain tenun khas dengan motif Bala yang mendunia

Mbolo Weki

Musyawarah adat dalam mengambil keputusan penting untuk desa

Genda & Suli

Alat musik tradisional yang mengiringi upacara adat dan kesenian

Uta Palumara

Kuliner khas Bala dengan cita rasa autentik warisan leluhur

Pertanyaan Umum

Temukan jawaban cepat untuk pertanyaan umum seputar sejarah Desa Bala.

Apa arti nama Bala?

Bala berasal dari bahasa Bima (Mbojo) yang berarti "Benteng" atau "Tempat Pertahanan".

Kapan Desa Bala berdiri?

Desa Bala mulai dihuni sejak abad ke-17, sekitar tahun 1670.

Apa itu Ncuhi?

Ncuhi adalah kepala adat di masa Kesultanan Bima yang memimpin wilayah adat.

Siapa Kepala Desa pertama?

Muhammad Saleh adalah Kepala Desa pertama yang menjabat periode 1979-1988.